Header Ads

Argh Sakit Kepala!! Kenali Sebabnya http://ift.tt/2tK5Dpq

Sakit Kepala Primer

Sakit kepala primer adalah sakit kepala yang disebabkan oleh gangguan pada struktur di kepala yang sensitif terhadap rasa sakit dan bukan merupakan gejala akibat penyakit lain.

Ada beberapa faktor yang berperan dalam sakit kepala primer, di antaranya adalah gangguan pada otot leher dan kepala, aktivitas kimia di otak, pembuluh darah atau/dan saraf. Pada sebagian orang, sakit kepala primer merupakan kondisi yang turun-temurun di keluarganya. Berikut ini adalah beberapa tipe sakit kepala primer yang paling sering terjadi.

  • Sakit kepala tegang. Ini adalah tipe sakit kepala yang paling sering terjadi. Biasanya orang yang mengalami sakit kepala tipe ini akan merasakan seakan ada pita karet yang melilit di sekeliling kepala dan kepala terasa ditekan terus-menerus. Beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya adalah depresi, kurang tidur, stres, dehidrasi, melewatkan waktu makan, dan terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.
  • Migrain. Migrain lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan sakit kepala tegang. Orang yang mengalami migrain akan merasakan salah satu sisi atau kedua sisi kepala seakan-akan berdenyut. Sakit kepala ini bisa terus berulang dan membuat rutinitas keseharian terganggu. Migrain bisa diatasi dengan obat yang dijual bebas, namun jika migrain yang dialami parah, segera temui dokter untuk mendapatkan obat resep yang lebih kuat dan mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.
  • Sakit kepala cluster. Serangan sakit kepala ini bisa terjadi selama satu atau dua bulan dalam setahun. Pasien sakit kepala cluster merasakan sakit yang luar biasa dan menyebar ke sekitar salah satu mata. Gejala sakit kepala cluster tidak bisa diredakan oleh obat-obat bebas, tapi Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk meredakan rasa sakit melalui perawatan yang lebih spesifik seperti sumatriptan and lithium.

Gaya hidup juga menjadi salah satu faktor penyebab sakit kepala primer, seperti mengkonsumsi makanan yang diproses dengan kandungan senyawa garam asam (nitrat), perubahan waktu tidur, postur tubuh buruk, melewati jam makan hingga stres berlebih.

Sakit Kepala Sekunder

Sakit kepala sekunder adalah sakit kepala yang disebabkan oleh aktifnya saraf rasa sakit di kepala akibat suatu penyakit. Berikut ini adalah beberapa penyebab umum sakit kepala.

  • Sinusitis
  • Flu
  • Infeksi telinga
  • Pengar
  • Masalah gigi
  • Konsumsi monosodium glutamat (MSG) berlebihan
  • Mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu dingin secara tiba-tiba
  • Menggunakan penutup atau perlengkapan kepala yang terlalu ketat misalnya helm
  • Perubahan hormon pada wanita misalnya setelah mengonsumsi pil KB
  • Gangguan pada penglihatan misalnya glaukoma

Temui dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan lebih lanjut karena sakit kepala yang diderita mungkin saja merupakan gejala dari penyakit yang serius. Anda patut mewaspadai beberapa hal berikut ini dan disarankan untuk menemui dokter jika Anda mengalaminya.

  • Sakit kepala yang tidak kunjung reda setelah minum obat.
  • Sakit kepala yang sangat parah hingga mengganggu kegiatan sehari-hari.
  • Sakit kepala yang menyebabkan badan terasa tidak sehat di antara serangan sakit kepala.
  • Sakit kepala parah yang disertai gejala-gejala lain seperti leher kaku, merasa kebas, lumpuh di satu sisi tubuh, pingsan, sulit melihat, sulit berbicara dan mengerti perbincangan atau sulit berjalan.
  • Demam tinggi.

Sakit kepala yang sering muncul terkait dengan beberapa faktor risiko seperti di bawah ini:

  • Obesitas
  • Gelisah
  • Sering mengonsumsi obat pereda nyeri
  • Mendengkur
  • Depresi
  • Kegiatan fisik yang membuat leher atau kepala menjadi tegang
  • Terlalu banyak kafein
  • Gangguan tidur

 



from DETIK NEWS http://ift.tt/2tK5Dpq
via IFTTT

No comments

Powered by Blogger.