Header Ads

Polisi Tilang Pemotor yang Melintas di Trotoar Kebon Sirih http://ift.tt/2v9dC0O

Jakarta, Detik.in – Trotoar merupakan fasilitas yang disiapkan pemerintah untuk para pejalan kaki. Namun hal tersebut rupanya masih belum berlaku untuk masyarakat di Indonesia, karena masih banyak pemotor yang menggunakan trotoar untuk melintas.

Polisi pun tak tinggal diam. Pagi ini, Senin (17/7), polisi menilang sejumlah pemotor yang melintas di trotoar. Salah satunya di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Tak hanya satu, namun ada beberapa orang pemotor yang ditilang karena nekat melintas di trotoar yang seharusnya dipakai oleh pejalan kaki.

Selain menilang pemotor yang melintas di trotoar, polisi juga menilang pemotor yang masih nekat melawan arus, di beberapa jalan protokol, seperti Jalan Raya Pasar Minggu, Jalan Layang Casablanca di Jakarta Selatan, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dan Jalan S Parman, Slipi, Jakarta Barat.

Minggu (16/7) lalu, para pemotor sempat bersitegang dengan Koalisi Pejalan Kaki, yang melakukan aksi damai di trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Dalam aksinya, Koalisi Pejalan Kaki memprotes hilangnya hak pejalan kaki untuk berjalan di trotoar dengan aman. Namun aksi tersebut mendapat reaksi keras dari sejumlah pemotor.

Bahkan salah satu pemotor membanting helmnya untuk mengintimidasi anggota aksi damai tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, menyayangkan aksi protes yang dilakukan oleh para pemotor tersebut. Menurutnya trotoar seharusnya steril untuk pejalan kaki.

“(Pengendara motor) menggunakan trotoar itu berbahaya untuk pejalan kaki,” kata Sandi saat meresmikan OK OCE Mart di Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (16/7).

Sandi ingin para pengendara yang menerobos jalur trotoar itu ditindak. “Tindak tegas, jangan ragu-ragu. Utamakan keselamatan,” ucap Sandi. (Donny).



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2v9dC0O
via IFTTT

No comments

Powered by Blogger.